April 27th, 2009 by niph
Untuk memberi label suatu drive di windows biasa dilakukan dengan klik kanan > rename di windows explorer. Tapi bagaimana di Linux? Klik kanan > rename ga bisa dilakukan karena folder tempat kita mengakses flash drive di linux bukan wujud asli drive tersebut melainkan direktori biasa dimana drive kita ini di-mount-kan ke direktori tersebut.
Di Linux, cara melakukan labeling ini adalah dengan perintah:
sudo mlabel -i /dev/sdb1 ::<nama label>
Kalau sudah tinggal di-umount, dijabut dan dicolok lagi…
Tralalaa,, Flash Drive sudah ada labelnya :p
February 17th, 2009 by 7CoLE

Setelah 22 bulan proses develop , tepat hari valentine 14 Februari lalu, versi 5.0 dari Debian Lenny yang menggunakan kernel 2.6.26 akhirnya dirilis. Lenny menyediakan berbagai macam support, seperti dukungan sepenuhnya terhadap webcam. Kernel ini juga memiliki fitur built-in memory tester, KVM ports dan banyak improvement yang lain. NTFS-3G driver yang memungkinkan untuk read-write partisi NTFS secara aman sekarang sudah menjadi bagian dari Debian.
Pada desktop, default window manager menggunakan GNOME 2.22.2, dengan dukungan fitur - fitur yang telah dipakai seperti sebelumnya, kecuali beberapa pacakages (nautilus, gnome-panel dan libgnome) yang digunakan pada 2.20. GNOME 2.22.2 juga mempunyai sebuah experimental WebKit support pada Debian dengan Epiphany-Webkit. Printer akan otomatis terkonfigurasi ketika tersambung, dan file ISO mempunyai dukungan lebih baik. Desktop lebih ringan yang bisa menjadi alternatif juga disediakan, Lightweight X11 Desktop Environment (LXDE) 0.3.2.1 dan XFCE 4.4.2 untuk mesin dengan spesifikasi rendah.
Versi server dari Debian 5.0 memiliki beberapa fitur seperti MySQL 5.0.51a, PostgrSQL 8.3.6, Apache 2.2.9, Samba 3.2.5 Horde 3.2 dan webmail IMP 4.2. Sedangkan Virtualization ditangani oleh libvirt virtual machine management (dengan dukungan untuk KVM, Xen 3.2.1, QEMU, KQEMU, sebuah graphical interface dengan tambahan beberapa tool) dan Xen 3.2.1.
Highlights :
- KDE 3.5.10;
- OpenOffice.org 2.4.1;
- GIMP 2.4.7;
- Iceweasel 3.0.6;
- Default support untuk multimedia keys;
- Default CPU frequency scaling untuk notebooks;
- gParted 0.36;
- Koleksi Font yang banyak;
- OpenJDK;
- GNU Java compiler;
- Python 2.5.2 and 2.4.6;
- Icedove 2.0.0.19;
- Emacs 22;
- New “Debian MoreBlue Orbit” artwork dengan warna biru dan swirly shapes yang cantik;
- X.Org 7.3 dengan dukungan RandR 1.2 pada ATI, Intel dan beberapa G80 mainboard.
Installer Debian juga memiliki banyak improvisasi, yang paling penting adalah untuk me-apply semua security patches ketika proses instalasi. Debian 5.0 Lenny juga bisa menangani multiple CD/DVD dan dukungan terhadap BluRay images.
(7CoLE)
February 14th, 2009 by 7CoLE

Team project BackTrack beberapa hari lalu mengumumkan rilis BackTrack 4 Beta, dengan perubahan yang besar dan fitur yang lebih bagus.
The Remote Exploit Development Team is happy to announce the release of BackTrack 4 Beta. We have taken huge conceptual leaps with BackTrack 4, and have some new and exciting features. The most significant of these changes is our expansion from the realm of a Pentesting LiveCD towards a full blown Distribution (Developer project official statement)
BackTrack4 sekarang based on Debian core packages dan didukung repository Ubuntu, hal ini mengijinkan updates dari packages yang baru yang sedang dikembangkan untuk segera dipakai.
Beberapa highlights dari BackTrack 4 Beta :
- update kernel versi 2.6.28.1 membuat support hardware lebih baik
- BackTrack 4 Beta bisa di-boot lewat sebuah jaringan dengan menggunakan PXE support cards
- SAINT EXPLOIT, network vulnerability assesment tool, dan MALTEGO 2.0.2, aplikasi open source intelligent & forensic, sudah terinclude
- Mac80211 wireless injection patch terbaru sudah diaplikasikan dengan imprivement untuk rlt81887
- Pico e12 dan e16 cards sudah 100% berfungsi dengan native support, membuat BackTrack 4 bisa memanfaatkan device ini secara maksimal
- Unicornscan, sebuah information gathering engine dan correlation engine sudah berfungsi sepenuhnya dengan fitur web front end dan postgress logging support
- RFID support
- Pyrit CUDA support, dan dukungan dari tool - tool terbaru serta tool - tool telah terupdate
screenshoot :
read more »
January 3rd, 2009 by wildan
Nah, mungkin ada yang butuh
Untuk anda yang menggunakan webcam dengan chipset zc0303 dan anda menggunakan distro ubuntu 8.10 dan atau turunannya, anda bisa melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
cek melalui dmesg :
usb 3-2: new full speed USB device using uhci_hcd and address 2
usb 3-2: new device found, idVendor=0ac8, idProduct=303b
usb 3-2: new device strings: Mfr=1, Product=2, SerialNumber=0
usb 3-2: Product: PC Camera
usb 3-2: Manufacturer: Vimicro Corp.
usb 3-2: configuration #1 chosen from 1 choice
Linux video capture interface: v2.00
zc0301: V4L2 driver for ZC0301[P] Image Processor and Control Chip v1:1.07
usb 3-2: ZC0301[P] Image Processor and Control Chip detected (vid/pid 0×0AC8:0×303B)
usb 3-2: No supported image sensor detected
Nah, kalo sama dengan hasil diatas, maka masalahnya sama
ikuti langkah-langkah selanjutnya :
- Install paket “moreutils” di repo.
- Tambahkan baris “blacklist zc0301″ di /etc/modprobe.d/blacklist.
- Tambahkan baris “gspca_zc3xx” di /etc/modules.
- Ketikan :
- “xxd /lib/modules/2.6.27-10-generic/kernel/drivers/media/video/gspca/gspca_zc3xx.ko |
sed ‘/^000a370:/ s/1b30/3b30/’ |
xxd -r |
sponge /lib/modules/2.6.27-10-generic/kernel/drivers/media/video/gspca/gspca_zc3xx.ko”.
(Untuk versi kerbel, mohon disesuaikan)
- Restart
Nah, yang terjadi adalah bahwa kernel melakukan kesalah load modul untuk chipset webcam, seharusnya uanh dipakai adalah chipset zc0303, tapi modul yang di-load adalah untuk chipset zc0301
Semoga membantu..
(whiledan)
December 27th, 2008 by wildan
hehe, sebenernya pengen nyoba gara2 wallpapernya menarik

Sepertinya sabayon yang baru ini benar2 menarik, dari paket2 yang dimasukkan, perbaikan2 yang dilakukan, serta yang utama: tampilannya :p
Bagi yang mau nyoba filesystem ext4, distro ini mungkin bisa menjadi piluhan, karena walaupun belum final, fitur ext4 sudah tersedia di distroini
wah wah wah..
ini saya kopas aja dari webnya :
- Music by: Pornophonique - Rock and Roll Hall of Fame (from: http://www.jamendo.com/it/album/7505)
- Boot speed improvements, 25% gain
- Boot services optimisation
- Services now started in parallel
- Entropy Package Manager 0.24.6, featuring User Generated Content, Website integration and 100+ bug fixes
- 8500 applications available
- No compilation required
- Easy and fast security and general system updates
- Fully compatibile with Portage 2.2 (EAPI2 compatible)
- User Generated Content, make your vote and comments count on our development!
- Textual and Graphical advanced clients, Equo and Spritz
- Fully reliable Updates Notification Applet
- 15% of speed gain over 0.23 (in 3.5.1)
- Ext4, NTFS, AUFS and UnionFS Support
- Ready for the future today, Ext4, the future Linux Filesystem is now a reality!
- Does your Windows(tm) system contain music and photos? We support it out of the box!
- HAL-based GPU and Input devices detection thanks to X.Org 7.4
- Supporting AMD Catalyst Drivers 8.11 and Open Source RadeonHD
- Supporting NVIDIA Drivers 180.11, 173.14.12, 96.43.09 and 71.86.07 through an automated selector
- One click 3D Desktop Effects support
- Incredible set of ready-to-use applications and Desktop Environments:
- KDE 3.5.10 (Classic mode)
- KDE 4.1.3 (Advanced mode, available through our repositories)
- GNOME 2.24.2
- XFCE 4.4.3
- LXDE 0.3.2.1
- Openbox 3.4.8 RC1
- Fluxbox 1.1.1
- OpenOffice 3.0
- Firefox 3.0.4
- aMule 2.2.2
- Wine 1.1.10
- Google Earth 4.3.7284.3916 and Picasa 2.7.3736.15
- Adobe Flash 10
- Java 1.6.0.11 and IcedTea6
- VirtualBox 2.0.6
- and other 1000 applications available!
- Sabayon Linux Installer:
- Customizing your installation is now easier and faster
- Ability to choose between 5 different pre-configured installation profiles
- Faster post-installation configuration
- Media Center functionalities:
- GeeXbox 1.2
- Elisa Media Center 0.3.5
- For the future:
- KDE 4.2 ready!
- Can be upgraded to any 4.x Sabayon releases without a hitch!
Okeh, happy trying
(whiledan)
December 16th, 2008 by wildan
Nah, akhirnya versi mint ini diluncurkan juga
sudah ditunggu-tunggu loh..

Apa yang baru ya?? ya yang jelas ini adalah turunan dari ubuntu 8.10 yang diluncurkan beberapa minggu yang lalu, seperti biasa, ya mint ini dilengkapi aplikasi-aplikasi yang terdapat pada ubuntu 8.10, nah yang baru dalam peluncuran felicia ini adalah adanya “Universal Edition”, langsung aja baca sendiri ya :
The Universal Edition is a customized version of the Main Edition with the following differences:
- It comes as a liveDVD instead of a liveCD
- It comes with built-in support for English, German, Italian, Spanish, French, Indonesian, Norwegian, Polish, Portuguese, Dutch, Russian, Swedish, Hindi, Urdu, Greek, Finnish, Danish, Japanese, Filipino, Chinese, Czech, Bulgarian, Hungarian, Romanian, Slovak, Ukrainian, Thai, Turkish, Arabic, Korean, Hebrew, Catalan, Croatian, Esperanto, Farsi and Serbian.
- It comes with no codecs, no support for restricted formats and no proprietary components.
- It features an extra item in the Sound & Video menu which launches the installation of all missing codecs via a built-in .mint file
The purpose of the Universal Edition is to bring a localized live system to non-English speaking users of Linux Mint and to facilitate the distribution of Linux Mint in countries where software patents are enforceable. This edition replaces the previously called “Light Edition”.
Happy Trying
(whiledan)
December 11th, 2008 by wildan

Ya sebenernya sudah lama releasenya, yaitu pada tanggal 3 November 2008, framework PHP yang satu ini sudah berumur 4tahun lho..
karirnya dimulai pada tahun 2004, tepatnya bulan agustus, prado ini waktu itu menjadi pemenang zend coding competition (kalo gak salah), sehingga dengan cepat menjadi framework yang populer, dengan banyak sekali kontributor.. nah ini beberapa release notesnya :
WHAT’S NEW IN THIS RELEASE
* Fixed about 25 bugs
* Included about 20 minor enhancements
* Added these new components: TActiveFileUpload, TActiveDatePicker, MessageSource_Databas
COMPATIBILITY INFORMATION
The following changes introduced in this release need particular attention:
* TinyMCE (used by THtmlArea component) has been upgraded to version 3.1.0.1.
Since the 3.X branch of TinyMCE has a different API than 2.X, you should
upgrade your Customs Plugins if you use any.
See http://wiki.moxiecode.com/index.php/TinyMCE:Migration_guide for more information.
* If you use EnableStateEncryption, the PageState of your current user sessions
will no longer be valid, since we optimized the encryption/compression logic.
* You can now use # and $ characters in your SQL statements with SQLMap by
escaping them as ## and $$. That induces that you can’t have consecutive
parameters like #param1##param2# or $param1$$param2$ in your statements anymore.
Happy trying
(whiledan)
December 1st, 2008 by wildan
Mmm, sebenernya artikel ini khusus buat pengguna linux yang masih baru, jadi setidaknya bisa mengerti konsep mounting pada linux, yang sebenernya bukan hal yang istimewa, cuma karena namanya aneh aja, jadi kalo belum ngerti ya belum ngerti.. lho??#$%
Oke, langsung saja saya coba jelaskan apa itu mount, mount adalah cara untuk mengkaitkan sebuah device storage kita (misal harddisk, flash memory, atau bahkan RAM) agar bisa kita modifikasi isinya (baca-tulis file). analoginya mungkin sebagai berikut :
- Kita mempunyai beberapa teman yang masing-masing mempunyai kantong baju (storage).
- Teman-teman kita itu mempunyai karakter yang berbeda (filesystem).
- Untuk dapat berkomunikasi dengan teman-teman, maka kita harus bisa mengerti cara berkoomunikasi dengan mereka (filesystem support) agar kemudian bisa mengambil dan meletakkan barang di kantong teman kita tersebut.
Nah, berdasarkan beberapa analogi diatas, langsung aja kita lanjut dengan mekanisme mounting di linux :
Pertama-tama, kita harus mengetahui filesystem apa saja yang sudah di-support oleh versi kernel linux kita, mungkin saat ini memang banyak sekali yang sudah ter-support, antara lain ext2, ext3, fat16, fat32, ntfs, nfx, smbfs, dll. nah kemudian apa hasil dari sebuah mounting?? hasilnya adalah sebuah direktori yang bisa kita baca dan tulis (bisa juga tidak) dimana direktori tersebut sebenarnya adalah representasi dari sebuah storage (bisa hardddisk atau flash memory) yang terhubung dengan komputer kita.. ya mungkin kita ambil contoh pada windos, setiap kita menghubungkan sebuah storage device, maka pada system akan secara otomatis menambahkan drive-drive baru yang merupakan representasi dari storage yang baru kita pasang tersebut.
oke lanjut ke caranya :
pada linux, program untuk melakukan mounting bernama “mount”, perintah dasarnya adalah sebagai berikut :
“mount -t filesystem_type /dev/sdxx_or_hdxx /mount_target -o additional_option”
misalkan pada komputer kita terpasang sebuah harddisk (/dev/sda), kemudian kita menghubungkan sebuah flash memory yang mempunyai hanya 1 partisi, maka perintah yang perlu kita tuliskan adalah :
“mount -t vfat /dev/sdb1 /mnt”, maka untuk bsa membaca isi dari flash memory tersebut, kita bisa menuju ke direktori “/mnt”.
Aduh, cape deh…
saya lanjut lagi kapan-kapan deh…
(whiledan)
December 1st, 2008 by wildan
Nah, melanjutkan posting terdahulu, kali ini saya mencoba untuk memberikan beberapa perintah dasar lagi yang mungkin sering kita gunakan di linux kita, dan bagi anda yang baru belajar linux, mungkin anda bertanya :”Apakah harus menggunakan perinttah??”, jawabnya adalah : “Tidak tuan.. “, lalu kenapa sebagian besar artikel di internet yang berkaitan dengan linux selalu mempunyai topik “perintah dasar”?? ya karena dasar linux adalah pada perintah-perintahnya, coba anda cari informasi mengenai linux yang lahir pertama kali, semua berbasiskan CLI, belum ada GUI yang digunakan, dan itulah yang terbawa sampai dengan sekarang, salah satu kekuatan linux ada pada tingkat shell, dan itu bukanlah suatu “kebiasaan yang salah”, melainkan memang sangat bermanfaat, coba saja lihat microsoft, mereka juga mengeluarkan produk ini untuk bersaing dengan shell yang ada di linux dalam hal administrasi sistem… ya mungkin sedikit penjelasan saya bisa menambah pengetahuan pembaca sekalian..
oke lanjut saja saya berikan beberapa contoh perintah yang sering dipakai ya.. :
– Managemen System –
df -h -> untuk melihat kondisi ruang harddisk kita, option -h adalah “readable human”, yang maksudnya agar mudah dimengerti.
uptime -> ini akan menunjukkan sudah berapa lama kompi kita hidup, berapa user yang sedang aktif, serta beberapa keterangan lainnya.
uname -a -> ini untuk mengetahui informasi mengenai linux kita, mulai dari nama host, distro, versi kernel, dll.
cat /etc/passwd | cut -d ‘:’ -f 1 -> ini melihat daftar user yang ada pada sistem, menggunakan kombinasi perintah cat dan cut.
mount /dev/sda1 -t vfat /mnt -o uid=1000 -> ini melakukan mounting /dev/sda1 yang bertipe fat32(vfat) pada /mnt dengan memberikan akses pada user yang mempunya uid=1000.
Oke sekian dulu, saya tambah posting mengenai apa itu “mount” dulu
Semoga bermanfaat..
(whiledan)
November 29th, 2008 by 7CoLE
Behubung Founder Linuxity-nya sudah semangat posting, saya juga gatal buat posting lagi nih :p.
Pernah bingung waktu ingin koneksikan Mobile Phone Anda dengan Notebook yang OS nya Linux?. Atau kerepotan ketika tidak membawa kabel data untuk tranfer data dari Handphone ke Laptop ?. Jika Notebook Anda support Bluetooth, Anda bisa mencoba OBEXTOOL.
Obextool adalah graphical frontend dari ObexFTP, yang bisa mengkoneksikan antara Mobile devices menggunakan Obex Protocol via Bluetooth. Device yang berhasil dicoba untuk koneksi dengan aplikasi ini antara lain Siemens S45, S45i, SL45i, SL45, C55, S55, M50, MT50, Ericsson R320, T68i, dan Sony/Ericsson T300, T610, and Nokia 6230 via obexftp, sangat memungkinkan sekali device yang lain bisa terkoneksi (K660i saya sudah berhasil saya coba).

Sangat mudah menggunakan Software ini dan Obextool 0.33 secara default sudah tersedia pada Repository, tetapi bisa juga diunduh disini
review selengkapnya bisa kunjungi halaman disana