June 27th, 2008 by kirun
Ass.wr.wb.
Ini pertama kalinya saya posting di web site ini. kebetulan saya tertarik untuk pindah ke linux, pada awalnya hanya tertarik pada tampilan visual linux teman saya yang bagus,dan desktop effect yg wuahh…. :). akan tetapi, saya kecewa setelah saya install linux Ubuntu,pada saat saya ingin aktifasi desktop effect, muncul sebuah masalah, yaitu pesan “desktop effects could not be enabled”. Laptop saya Toshiba dan VGA saya ATI X200M. maka mutunglah saya menggunakan linux.
read more »
June 24th, 2008 by wildan
Akhirnya ada waktu buat posting lagi..:) kali ini saya akan memberikan sedikit tulisan mengenai aplikasi di Linux, dan yang akan saya bahas adalah distribusi aplikasi dan bagaimana cara menginstallnya di Linux kita..
Pertama-tama akan saya jelaskan mengenai bagaimana aplikasi di Linux berjalan.. (mohon diingat apa yang saya maksud disini ini adalah untuk aplikasi yang dibuat oleh komunitas, bukan aplikasi dari perusahaan seperti adobe, mozilla, flock, dsb). Biasanya, setiap kali kita mendownload aplikasi untuk Linux dari internet, kita akan mendapatkan paket dalam bentuk rpm, deb, tgz, tar.gz, tar.bzip2, dll. apakah itu??
deb, adalah paket yang dibuat untuk diinstall pada distro debian (dan turunannya, dan sebetulnya bisa juga pada distro lain), cara mengistallnya adalah dengan menggunakan tool dpkg.
rpm, adalah paket yang dibuat untuk diinstall pada distro redhat (dan turunannya, misal openSUSE), tool yang digunakan adalah rpm.
tgz, adalah paket yang digunakan pada distro slackware, managemennya dengan installpkg.
Nah, untuk yang tar.gz atau tar.bzip2 ini, itu bukanlah suatu format untuk distro tertentu, melainkan aplikasi yang di-compress dalah bentuk tar.gz atau tar.bzip2. apa isinya?? secara umum, ada 2 kemungkinan mengenai isi dari paket tersebut, yaitu bisa berupa binary-code (bisa langsung kita pakai, sudah dalam keadaan ter-compile) atau dalam bentuk source-code. Untuk yang dalam bentuk binary-code, kita tidak perlu lagi melakukan apa-apa, karena aplikasi tersebut sudah bisa langsung kita pakai,tetapi yang sering menjadi masalah atau menimbulkan kesulitan sendiri adalah jika kita mendownload paket yang berupa source-code.. kesulitannya apa apa ya??
Kesulitannya adalah dalam proses meng-compile paket tersebut, biasanya akan dibutuhkan banyak sekali depedensi (paket lain yang harus tersedia untuk melakukan compile), berikut ini beberapa contohnya.
Compiler (gcc,g++,javac), kenapa compiler?? ya karena yang meng-conmpile source-code itu kcompiler:)
kernel header, agar aplikasi bisa memanggil fungsi-fungsi agar bisa dijalankan oleh kernel (kenapa harus?? ya karena fungsi-fungsi dan fitur-fitur kernel bisa diakases melalui fungsi-fungsi yang bisa didapatkan dari kernel header).
library, ya, ini yang sering mejadi masalah, karena konsep aplikasi di Linux, maka seringkali kita akan mendapatkan ketergantungan kepada paket lain, sebagian besar di repository masing-masing distro sudah ada koq..:)
setelah melengkapi ketiga unsur diatas, mudah-mudahan kita bisa melakukan kompilasi source-code dengan lancar..:)
semoga bermanfaat:)
(whiledan)
June 10th, 2008 by feedee
saudara-saudara sebangsa dan setanah air..
ada bahasa pemrograman buatan anak negeri lho, namanya BAIK lihat judul diatas. Bahasa ini termasuk script seperti PHP yang syntaknya berbahasa indonesia. contoh:
### contoh program untuk database ################
alamatdb = “192.168.xxx.yyy”
pemakai = “namasaya”
sandi = “sandisaya”
namadb = “alamatdb”
nomerport = 3306
### kalimat sql untuk operasi database
sql = “select * from tabel_alamat”
### koneksi ke database
kon = mysql_koneksi alamatdb, pemakai, sandi, namadb, nomerport
hasil = mysql_hasil kon, sql
num = mysql_total hasil
tulis “jumlah data=”, num ,”\n”
### mengambil nama kolom dari suatu Tabel
kolom = mysql_namakolom hasil
besarkolom = panjang kolom
untuk (i=0; ipre>
Silahkan download bahasa BAIK versi 2 di :
http://sourceforge.net/projects/baik/
sumber: http://opensource-indonesia.com
kalo ada kesalahan mohon maaf, soalnya aku sendiri belum nyoba.
(feedee)
May 30th, 2008 by niph
OpenSUSE LiveUSB adalah distro Linux OpenSUSE yang dapat dijalankan langsung dari USB Flash Disk. Jika OpenSUSE LiveCD adalah OpenSUSE yang dijalankan langsung dari CD seperti halnya Knoppix, OpenSUSE LiveUSB menggunakan media Flash Disk untuk menjalankannya. Kita hanya perlu mengubah boot device priority pada BIOS atau bisa juga secara langsung pada saat hendak booting (F9, F12 atau F8 tergantung konfigurasi komputer untuk boot device priority).
read more »
May 26th, 2008 by wildan
Ayo dukung program Visit Indonesia 2008!!
Tapi.. gimana caranya ya??
read more »